Berapa harga suatu blog atau website yang Anda miliki atau milik orang lain yang ingin Anda beli? Menjawab pertanyaan tersebut sepertinya bukan perkara yang mudah. Banyak faktor yang dijadikan acuan untuk menentukan nilai atau harga suatu blog atau website, seperti sejarahnya, isinya, statistik kunjungannya, indikator-indikator yang biasa digunakan seperti PageRank atau Alexa Rank, dan mungkin masih banyak lagi. Jika menginginkan alat hitung untuk mengestismasi harga suatu website pada saat ini, Anda dapat mencoba menggunakan Stimator. Hasil hitungan harga menurut Stimator ini tentunya tidak disarankan untuk benar-benar digunakan pada saat jual-beli website. Untuk urusan iseng hitung-menghitung harga suatu website atau sekedar membandingkannya dengan website lain, bolehlah Anda mencobanya.
Untuk mulai menggunakan, Anda cukup memasukkan URL blog atau website yang akan dinilai, dan setelah menekan tombol Calculate, maka Stimator akan mulai menghitung berbagai aspek terkait website tersebut, dari struktur web, peringkat web, halaman yang terindeks di search engine, perkiraan traffiknya, dan aspek-aspek lainnya.
Selain ditunjukkan hasil harga dalam US Dollar, Anda dapat melihat laporan perhitungannya. Laporan yang diberikan ini meliputi Value, Web Recognition, Popularity, Web Volume, Linking Data, Inlinking Scores, dan Social Score yang masing-masing berupa nilai dalam skala 10.
Menurut Stimator, data yang digunakan ini berasal dari berbagai sumber tanpa menyebutkan secara jelas masing-masingnya, tapi seperti umumnya peralatan penghitung seperti ini, biasanya mendasarkan pada PageRank, Alexa Rank, dan data search engine seperti Google atau Yahoo.
Sekali lagi, disarankan untuk tidak memandang secara serius nilai dollar yang diberikan Stimator, karena tentunya ada data-data lain suatu website yang tidak dapat diperoleh Stimator yang mungkin turut menentukan harga website.
Berdasarkan hitungan Stimator, berapa harga blog atau website yang Anda miliki?
www.forumbebas.com
Senin, 28 September 2009
Enable Task Manager
Tadi siang, saat berkunjung ke salah seorang teman, saya sempat memperhatikan melalui Windows Explorer di laptopnya, ekstensi file-file yang sudah dikenal Windows tidak ditampilkan. Menuruti kebiasaan saya, maka saya pun membuka menu Folder Options kemudian memilih tab View. Ketika melihat dalam daftar pengaturan pada Advanced setting, ternyata saya tidak menemui pengaturan "Hide extensions for known file types". Tidak hanya pengaturan tersebut, baris pengaturan "Hide protected operating system files" juga tidak nampak. Entahlah, apakah ada setting-setting lain yang disembunyikan, tapi dua pengaturan tersebut yang oleh saya dapat diketahui waktu itu.

Menurut penuturan teman saya, beberapa hari yang lalu memang sempat terdeteksi adanya virus oleh PC Media Antivirus (PCMAV) ketika menggunakan USB flash drive, dan menurutnya bisa ditangani, tetapi dia lupa nama virus yang menginfeksinya. Bisa jadi memang terkait, karena seingat saya memang ada virus dengan karakteristik seperti itu. Karena tadi siang tidak memungkinkan mencari informasi di internet, maka saya mencoba-coba melihat registry-nya.
Ketika saya masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Explorer\Advanced\Folder\, pada folder HideFileExt dan SuperHidden yang saya perkirakan, terdapat nama item yang mencurigakan yaitu _heckedValue, dan setelah memperhatikan adanya nama item lain yang bernama UncheckedValue, maka saya mencoba mengubah _heckedValue menjadi CheckedValue. Setelahnya saya mencoba melihat melalui menu Folder Options pada Windows Explorer, dan hasilnya kedua menu pengaturan yang tadinya menghilang sudah hadir kembali.
Setelah googling sambil menulis postingan ini, saya menemukan artikel pada halaman web majalah PC Media, dan berdasarkan ciri-ciri yang kurang lebih sama seperti tersebut pada artikel tersebut, virus tersebut kemungkinan besar adalah GetRaw. Saya tidak menanyakan PCMAV versi berapa yang digunakan teman saya, karena jika berdasarkan artikel tersebut, seharusnya PCMAV sudah mampu mengatasinya.
Menurut penuturan teman saya, beberapa hari yang lalu memang sempat terdeteksi adanya virus oleh PC Media Antivirus (PCMAV) ketika menggunakan USB flash drive, dan menurutnya bisa ditangani, tetapi dia lupa nama virus yang menginfeksinya. Bisa jadi memang terkait, karena seingat saya memang ada virus dengan karakteristik seperti itu. Karena tadi siang tidak memungkinkan mencari informasi di internet, maka saya mencoba-coba melihat registry-nya.
Ketika saya masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Explorer\Advanced\Folder\, pada folder HideFileExt dan SuperHidden yang saya perkirakan, terdapat nama item yang mencurigakan yaitu _heckedValue, dan setelah memperhatikan adanya nama item lain yang bernama UncheckedValue, maka saya mencoba mengubah _heckedValue menjadi CheckedValue. Setelahnya saya mencoba melihat melalui menu Folder Options pada Windows Explorer, dan hasilnya kedua menu pengaturan yang tadinya menghilang sudah hadir kembali.
Setelah googling sambil menulis postingan ini, saya menemukan artikel pada halaman web majalah PC Media, dan berdasarkan ciri-ciri yang kurang lebih sama seperti tersebut pada artikel tersebut, virus tersebut kemungkinan besar adalah GetRaw. Saya tidak menanyakan PCMAV versi berapa yang digunakan teman saya, karena jika berdasarkan artikel tersebut, seharusnya PCMAV sudah mampu mengatasinya.
JENIS- JENIS SISTEM OPERASI
I. DOS
Sistem Operasi DOS adalah DOS (Disk Operating System ) merupakan salah satu software yang termasuk dalam golongan system operasi. Disk Operating System dipakai pada media penyimpan disk, baik disket maupun harddisk
Sistem operasi PC DOS ( Personnal Computer Disk Operating System) ini ditujukan untuk pemakaian mikrokomputer IBM (IBM PC). Yang pada mulanya di tahun 1980, tim Petterson membuat opearting system membuat operating system untuk Seatle Computer Product yang membutuhkan S-100 system dengan mempergunakan INTEL 8086. Operating system tersebut dinamakan QDOS (Quick and Dirty Operating System ). Pada akhir tahun 1980, QDOS dikembangkan dan diberi nama 86-DOS (DOS untuk 8086).
Beberapa produk DOS sampai saat ini adalah :
1. DOS 1.0
Versi ini merupakan versi DOS paling awal. Kemunculan versi ini dihubungkan dengan kemunculan IBM PC. Versi ini sangat sederhana dan kemampuannya terbatas.Versi ini tidak dipaka lagi karena tidak dapat lagi mendukung perkembangan software yang ada.
2. DOS 2.0
Dikeluarkan pada bulan maret 1983 bersama munculnya IBM PC/XT. Karena versi mempunyai beberapa kesalahan program maka diperbaiki dengan versi 2.10
3. DOS 3.0
Yang dimaksud dengan DOS 3.0 adalah PC-DOS 3.0 dan MS-DOS 3.05 yang merupakan DOS yang dikeluarkan untuk mendukung computer baru waktu itu yang disebut computer AT (advanced Technology). Versi ini mendukung pemakaian disk drive dengan kapasitas 1.2 megabyte dan pemakaian RAMDisk (VDISK) dengan menggunakan extended memory yang tidak dapat dipakai langsung oleh DOS versi ini.
4. DOS 3.1
Diluncurkan pada bulan maret 1985 Kelebihan DOS ini adanya dukungan terhadap system network computer.
5. DOS 3.2
PC DOS 3.2 dikeluarkan bersamaan dengan diluncurkannya computer laptop. Versi mampu memanfaatkan disk drive dengan ukuran 3.5 inci ukuran 720 kilobyte yang biasanya dipakai pada computer laptop.
6. DOS 3.3
IBM pada tahun 1987 mengeluarkan versi DOS 3.3 Kemampuan DOS 3.3 yang ditambahkan dari DOS sebelumnya adalah kemampuan memakai harddisk sebanyak 32 megabyte per logical drive (1 drive logika)
7. DOS 4.0
Mempunyai 3 versi DOS yaitu PC-DOS 4.0, PC-DOS 4.01 dan MS-DOS 4.01. PC DOS 4.0 merupakan versi pertama yang dikeluarkan pada bulan juli 1988, karena DOS ini banyak kesalhan maka dikeluatkan PC-DOS 4.01. Versi DOS 4.0 mempunyai fasilitas Shell dari DOS untuk mengontrol kerja computer dengan system menu.
8. DOS 5.0
Diluncurkan pada tahun 1991 dengan fasilitas baru seperti MIRROR, UNDELETTE dan UNFORMAT.
9. DOS 6.0
Diluncurkan pada bulan maret 1993. Ditambahkan beberapa utility baru dan penambahan perintah-perintah konfigurasi system dan batch file.
II. Windows
Sistem operasi windows pertama kali diperkenalkan tahun 1985. Semulanya sistem operasi windows ini diperkenalkan dengan nama Interface Manager. Pemakaian sistem operasi ini pada awalnya tidak terlalu menarik . Ini terjadi hingga diperkenalkan sistem operasi windows versi 3.0 pada bulan mei 1990.
Beberapa keunggulan windows :
1. Tampilan grafik yang lebih menarik karena berbasiskan Graphical User interface (GUI)
2. Adanya standarisasi proses artinya pemakai akan lebih mudah menggunakannya tanpa perlu menghafal.
3. Kemudahan proses artinya dengan memakai sistem operasi ini suatu data dapat dipakai bersama dan dapat dipindahkan dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya dengan mudah.
4. Investasi yang menarik, artinya semaikin banyak produk software yang mendukung sistem operasi ini.
5. fasilitas multithreading dan pre-emptive multitasking sehingga kinerja multitasking lebih reponsif. Dengan fasilitas ini beberapa program dapat dijalankan secara bersamaan
6. Dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan mengunakan modem
7. Didukung oleh standar industri Plug and Playyang dapat membantu guna menghindari kesulitan pada saat menambah perangkat keras baru.
III. MACINTOSH
IV. OS/2
V. UNIX
UNIX adalah nama system operasi yang dapat diterapkan pada berbagai jenis mesin. Sistem operasi UNIX ini diperkenalkan pertama kali oleh AT&T Bell Laboratory untuk pemakaian komputer dalam bentuk jaringan khusus.
Berbagai versi UNIX
Nama Vendor
AIX IBM
A/UX Apple (Macintosh)
BSD University of California
DG/UX Data General
HP/UX Hawlette-Packard
MS/UX NEC
PC/IX Interactive System Corporation
SCO UNIX SCO
SINIX Siemens
ULTRIX DEC
UNICOS Cray Research
UNIX AT&T, SCO, Sun Microsystem
VENIX VenturaCom, Inc
XENIX SCO / Microsoft
UNIXWARE CALIFORNIA
Beberapa sifat dan keistimewaan UNIX :
1. Portabilitas
Sistem UNIX mudah diadaptasikan ke system komputer yang lain
2. Multiuser
Sejumlah pemakai (user) dapat menggunakan istem secara bersamaan dan berbagi sumber seperti penggunaa printer, disk, dll.
3. Multitasking
Kemampuan system operasi yang memungkinkan seseorang dapat melaksanakan beberapa tugas pada saat yang bersamaan
4. Sistem File Hirarkikal
Pengorganisasian informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan diakses
Kelemahan system UNIX
1. Visualisasinya tidak menarik
2. memory yang digunakan besar
Struktur Perangkat Keras
Keterangan :
1. Konsol
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang dipakai oleh manajer system administrator system untuk mengontrol operasi sistem
2. terminal
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang biasa digunakan oleh penakai untuk berinteraksi dengan system
3. Jalur Komunikasi
Piranti yang biasa digunakan untuk menghubungkan terminal jarak jauh ke system UNIX
4. Modem
Piranti untuk mengubah sinyal digital (komputer) menjadi sinyal analog (telepon) dan sebaliknya
5. Server
Piranti yang merupakan otak dari system yang berisi system UNIX, program aplikasi, memory dll.
Struktur Perangkat lunak
Keterangan :
1. Kernel
Inti dari system UNIX yang mengontrol perangkat keras dan melaksanakan berbagai fungsi level rendah. Fungsi yang dilaksanakan seperti :
- tanggal dan jam system
- manajemen file dan penanganan security
- operasi input/output
- manajemen memori
- penganganan kesalahan dan interupso
2. Shell
Penterjemah pada system UNIX yang merupakan jembatan antara pemakai dan system UNIX.
Ada tiga macam Shell yang terkenal yaitu :
Nama Shell Nama Program Pencipta
Bourne Shell Sh / $ Stephen R Bourne
C Shell Csh / % Bill Joy
Korn Shell Ksh / $ / # David G Korn
3. Utilitas
Program yang disediakan system UNIX untuk melaksanakan tugas tertentu, seperti :
- manajmen file dan directory
- penyuntingan file
- penunjang komunikasi dan jaringan
- administrasi system
- penganalisis unjuk kerja system
- untuk keperluan backup dan restore
4. Program Aplikasi
Program – program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Masuk Ke Sistem UNIX
Proses untuk masuk ke system UNIX biasa disebut LOGIN atau LOGGING IN atau SIGN ON.
Proses ini diawali dengan tampilan prompt login seperti :
login : -
Berikutnya system UNIX akan menanyakan password :
Contoh :
login : ahmad
password : - (tidak tampak paa saat diketik)
login incorrect (tampil jika password salah)
wait for login retry :
login : -
catatan :
hubungi administrator system jika password lupa
Keluar dari Sistem
Proses untuk keluar dari system UNIX biasa diesebut LOGOUT atau LOGGING OUT
Berikut table logging out berdasarkan shell :
Shell Perintah
Bourne / korn shell - exit
-
C shell - logout
-
Sistem Operasi DOS adalah DOS (Disk Operating System ) merupakan salah satu software yang termasuk dalam golongan system operasi. Disk Operating System dipakai pada media penyimpan disk, baik disket maupun harddisk
Sistem operasi PC DOS ( Personnal Computer Disk Operating System) ini ditujukan untuk pemakaian mikrokomputer IBM (IBM PC). Yang pada mulanya di tahun 1980, tim Petterson membuat opearting system membuat operating system untuk Seatle Computer Product yang membutuhkan S-100 system dengan mempergunakan INTEL 8086. Operating system tersebut dinamakan QDOS (Quick and Dirty Operating System ). Pada akhir tahun 1980, QDOS dikembangkan dan diberi nama 86-DOS (DOS untuk 8086).
Beberapa produk DOS sampai saat ini adalah :
1. DOS 1.0
Versi ini merupakan versi DOS paling awal. Kemunculan versi ini dihubungkan dengan kemunculan IBM PC. Versi ini sangat sederhana dan kemampuannya terbatas.Versi ini tidak dipaka lagi karena tidak dapat lagi mendukung perkembangan software yang ada.
2. DOS 2.0
Dikeluarkan pada bulan maret 1983 bersama munculnya IBM PC/XT. Karena versi mempunyai beberapa kesalahan program maka diperbaiki dengan versi 2.10
3. DOS 3.0
Yang dimaksud dengan DOS 3.0 adalah PC-DOS 3.0 dan MS-DOS 3.05 yang merupakan DOS yang dikeluarkan untuk mendukung computer baru waktu itu yang disebut computer AT (advanced Technology). Versi ini mendukung pemakaian disk drive dengan kapasitas 1.2 megabyte dan pemakaian RAMDisk (VDISK) dengan menggunakan extended memory yang tidak dapat dipakai langsung oleh DOS versi ini.
4. DOS 3.1
Diluncurkan pada bulan maret 1985 Kelebihan DOS ini adanya dukungan terhadap system network computer.
5. DOS 3.2
PC DOS 3.2 dikeluarkan bersamaan dengan diluncurkannya computer laptop. Versi mampu memanfaatkan disk drive dengan ukuran 3.5 inci ukuran 720 kilobyte yang biasanya dipakai pada computer laptop.
6. DOS 3.3
IBM pada tahun 1987 mengeluarkan versi DOS 3.3 Kemampuan DOS 3.3 yang ditambahkan dari DOS sebelumnya adalah kemampuan memakai harddisk sebanyak 32 megabyte per logical drive (1 drive logika)
7. DOS 4.0
Mempunyai 3 versi DOS yaitu PC-DOS 4.0, PC-DOS 4.01 dan MS-DOS 4.01. PC DOS 4.0 merupakan versi pertama yang dikeluarkan pada bulan juli 1988, karena DOS ini banyak kesalhan maka dikeluatkan PC-DOS 4.01. Versi DOS 4.0 mempunyai fasilitas Shell dari DOS untuk mengontrol kerja computer dengan system menu.
8. DOS 5.0
Diluncurkan pada tahun 1991 dengan fasilitas baru seperti MIRROR, UNDELETTE dan UNFORMAT.
9. DOS 6.0
Diluncurkan pada bulan maret 1993. Ditambahkan beberapa utility baru dan penambahan perintah-perintah konfigurasi system dan batch file.
II. Windows
Sistem operasi windows pertama kali diperkenalkan tahun 1985. Semulanya sistem operasi windows ini diperkenalkan dengan nama Interface Manager. Pemakaian sistem operasi ini pada awalnya tidak terlalu menarik . Ini terjadi hingga diperkenalkan sistem operasi windows versi 3.0 pada bulan mei 1990.
Beberapa keunggulan windows :
1. Tampilan grafik yang lebih menarik karena berbasiskan Graphical User interface (GUI)
2. Adanya standarisasi proses artinya pemakai akan lebih mudah menggunakannya tanpa perlu menghafal.
3. Kemudahan proses artinya dengan memakai sistem operasi ini suatu data dapat dipakai bersama dan dapat dipindahkan dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya dengan mudah.
4. Investasi yang menarik, artinya semaikin banyak produk software yang mendukung sistem operasi ini.
5. fasilitas multithreading dan pre-emptive multitasking sehingga kinerja multitasking lebih reponsif. Dengan fasilitas ini beberapa program dapat dijalankan secara bersamaan
6. Dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan mengunakan modem
7. Didukung oleh standar industri Plug and Playyang dapat membantu guna menghindari kesulitan pada saat menambah perangkat keras baru.
III. MACINTOSH
IV. OS/2
V. UNIX
UNIX adalah nama system operasi yang dapat diterapkan pada berbagai jenis mesin. Sistem operasi UNIX ini diperkenalkan pertama kali oleh AT&T Bell Laboratory untuk pemakaian komputer dalam bentuk jaringan khusus.
Berbagai versi UNIX
Nama Vendor
AIX IBM
A/UX Apple (Macintosh)
BSD University of California
DG/UX Data General
HP/UX Hawlette-Packard
MS/UX NEC
PC/IX Interactive System Corporation
SCO UNIX SCO
SINIX Siemens
ULTRIX DEC
UNICOS Cray Research
UNIX AT&T, SCO, Sun Microsystem
VENIX VenturaCom, Inc
XENIX SCO / Microsoft
UNIXWARE CALIFORNIA
Beberapa sifat dan keistimewaan UNIX :
1. Portabilitas
Sistem UNIX mudah diadaptasikan ke system komputer yang lain
2. Multiuser
Sejumlah pemakai (user) dapat menggunakan istem secara bersamaan dan berbagi sumber seperti penggunaa printer, disk, dll.
3. Multitasking
Kemampuan system operasi yang memungkinkan seseorang dapat melaksanakan beberapa tugas pada saat yang bersamaan
4. Sistem File Hirarkikal
Pengorganisasian informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan diakses
Kelemahan system UNIX
1. Visualisasinya tidak menarik
2. memory yang digunakan besar
Struktur Perangkat Keras
Keterangan :
1. Konsol
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang dipakai oleh manajer system administrator system untuk mengontrol operasi sistem
2. terminal
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang biasa digunakan oleh penakai untuk berinteraksi dengan system
3. Jalur Komunikasi
Piranti yang biasa digunakan untuk menghubungkan terminal jarak jauh ke system UNIX
4. Modem
Piranti untuk mengubah sinyal digital (komputer) menjadi sinyal analog (telepon) dan sebaliknya
5. Server
Piranti yang merupakan otak dari system yang berisi system UNIX, program aplikasi, memory dll.
Struktur Perangkat lunak
Keterangan :
1. Kernel
Inti dari system UNIX yang mengontrol perangkat keras dan melaksanakan berbagai fungsi level rendah. Fungsi yang dilaksanakan seperti :
- tanggal dan jam system
- manajemen file dan penanganan security
- operasi input/output
- manajemen memori
- penganganan kesalahan dan interupso
2. Shell
Penterjemah pada system UNIX yang merupakan jembatan antara pemakai dan system UNIX.
Ada tiga macam Shell yang terkenal yaitu :
Nama Shell Nama Program Pencipta
Bourne Shell Sh / $ Stephen R Bourne
C Shell Csh / % Bill Joy
Korn Shell Ksh / $ / # David G Korn
3. Utilitas
Program yang disediakan system UNIX untuk melaksanakan tugas tertentu, seperti :
- manajmen file dan directory
- penyuntingan file
- penunjang komunikasi dan jaringan
- administrasi system
- penganalisis unjuk kerja system
- untuk keperluan backup dan restore
4. Program Aplikasi
Program – program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Masuk Ke Sistem UNIX
Proses untuk masuk ke system UNIX biasa disebut LOGIN atau LOGGING IN atau SIGN ON.
Proses ini diawali dengan tampilan prompt login seperti :
login : -
Berikutnya system UNIX akan menanyakan password :
Contoh :
login : ahmad
password : - (tidak tampak paa saat diketik)
login incorrect (tampil jika password salah)
wait for login retry :
login : -
catatan :
hubungi administrator system jika password lupa
Keluar dari Sistem
Proses untuk keluar dari system UNIX biasa diesebut LOGOUT atau LOGGING OUT
Berikut table logging out berdasarkan shell :
Shell Perintah
Bourne / korn shell - exit
-
C shell - logout
-
Tugas PTI
Ext4 File System
Filesystem Ext4 didesain untuk memberikan performance yang lebih baik dan peningkatan kemampuan. Filesystem Ext4 juga meningkatkan daya tampung maksimal filesystem ke 1 exabyte dan mengurangi wktu yang diperlukan untuk melakukan pengecekan hardisk (fsck yang mana pada Filesystem Ext3, setiap 20-30 kali mount).
Berdasarkan test benchmark yang dilakukan oleh beberapa benchmarker, Filesystem Ext4 memiliki keunggulan performance yang significant dalam menulis dan membaca file berukuran besar.
Filesystem Ext4 menyisihkan filesystem lain seperti xfs, jfs, Reiserfs dan ext3.
Dalam kasus Ubuntu 9.04, filesystem ext4 di curigai sebagai faktor utama yang mempercepat waktu boot Ubuntu 9.04.
Filesystem ext4 juga meningkatkan umur hidup media flash seperti SSD. Karena filesystem ext4 tidak melakukan penulisan data layaknya Filesystem ext3 yang menulis beberapa kali (journaling).
http://linuxindo.web.id/2009/04/13/ext4-filesystem-kandidat-filesystem-default-linux/
Ext4 atau fourth extended filesystem merupakan pengembangan journaling file sytem pengganti dari Ext3 dan penambahan performa dari Ext3. Fungsi utama diciptakannya memang untuk memperbaharui kekurangan yang ada pada Ext3 serta menghilangkan batas penyimpanan untuk stuktur prosesor 64-bit. Akan tetapi, semua pengembang linux kernel menentang menyetujui penggunaan dari extended 3, untuk alasan stabilitas. Para developers mengusulkan untuk membagi source code dari Ext3, dan menggantinya dengan Ext4 serta melakukan pengembangan didalamnya tanpa mempengaruhi pengguna dari Ext3 tersebut. Proposal ini disetujui pada tanggal 28 Juni 2006, Theodore Ts'o, sang maintener dari Ext3 mengumumkan rencana pengembangan untuk Ext3.
Pada tanggal 11 oktober 2008, prototype dari pengembangan Ext4 ini sudah diluncurkan pada kernel linux versi 2.6.19, dan sudah dinyatakan stabil difungsikan pada source code repository linux 2.6.28, peratanda berakhirnya pengembangan dari ext3 dan penganjuran digunakannya Ext4. Kernel 2.6.28 yang mengandung file sistem Ext4 ini selesai dirilis pada tanggal 25 Desember 2008.
Diantara kelebihan Ext4:
Sistem file yang besar
Sistem file Ext4 dapat mendukung ukuran volume penyimpanan sampai dengan 1 exabite dan ukuran file sampai dengan 16 terabytes.
Extents/Tingkatan
merubah skema lama pemetaan berkas yang dilakukan oleh sistem file Ext2/3. Extens adalah luas jarak batas susunan dari physical block, berfungsi menambah performa file-file besar dan mengurangi pemisahan data(fragmentation), satu Extents pada Ext4 bisa memetakan sampai dengan 128 MB batas spasi dengan 4KB ukuran block/berkas.
Kekurangan dari File System Ext4:
• Resiko
Resiko kehilangan data yang lebih besar karena tidak menggunakan fsync pada saat terjadi replacing, karena sistem Ext4 yang menunda/delayed pemindahan file, jadi apabila terjadi crash ketika sistem sedang melakukan proses, semua file tidak akan tersimpan atau hilang sama sekali. Tetapi ini hanya terjadi pada sistem dengan performa kecil.
Sumber: Wikipedia/dengan terjemahan alakadarnya.
TANGGAPAN
Untuk orang yang kurang mengerti komputer seperti saya, partisi pada hardisk memang kurang diperhatikan. Padahal sebaliknya, partisi atau file sistem yang dipakai untuk operating sistem merupakan dasar atau pondasi yang bisa dibilang vital dalam dunia IT atau komputer. File sitem suatu media tidak hanya hardisk tentunya, akan menentukan kecepatan dan kemampuan performa maksimal dalam hal mentransfer dan menyimpan suatu file media tersebut. File sistem juga menentukan lama atau tidaknya umur suatu Volume Storage.
Dulu saya pernah mendengar file sistem FAT, FAT32, NTFS, HPFS. Semuanya itu merupakan file sistem yang umumnya dipakai oleh Operating System Microsoft Windows. Itu dulu, sekarang setelah saya mengenal linux ternyata terdapat puluhan jenis file sistem di dunia ini. Saya baru mengetahuinya ketika hendak menginstall Vector Linux 5.9/SOHO beberapa bulan yang lalu, ketika hendak mempartisi hardisk yang akan diinstal, ada terdapat sekitar kurang lebih 90 file sistem yang bisa menjadi file sistem untuk distro turunan slackware ini. Kalau membahas keseluruhan file sistem yang ada, mungkin tidak cukup dengan hanya 2 lembar kertas A4.
Dari situlah saya mendapatkan ide untuk membahas file sistem yang terbaru dari linux, yaitu Ext4. Memang bukan hal baru dan tidak sehangat nasi yang baru matang. Akan tetapi, file sistem Ext4 ini yang nantinya akan digunakan sebagai Default File Sistem untuk linux yang baru dan akan menggantikan Ext3. Ext4 Memang sudah ada sejak linux versi 2.6.19. Sudah dinyatakan stabil untuk linux Kernel 2.6.28, dan distro Ubuntu 9.04/ Jaunty Jackalope sudah bisa menggunakan file sistem Ext4. Tetapi tidak sebagai default File Sistem, baru pada versi 9.10/ Karmic Koala Ext4 ini akan dipakai sebagai default file sistemnya.
Suatu Produk pasti tidak ada yang sempurna, apalagi di bidang IT. Keunggulan file sistem Ext4 seperti disebutkan diatas, yaitu mempercepat atau mempersingkat proses booting, kemampuannya membaca storage volume sampai 1 exabite dan ukuran file sampai dengan 16 terabytes.
Hal ini sudah bisa terasa ketika menjalankan Ubuntu 9.04/ Jaunty Jackalope yang menggunakan file sistem Ext4. Proses bootingnya Lebih cepat dibandingkan Ubuntu 8.04/ Hardy Heron (meskipun process bar yang ada di boot screen Jaunty Jackalope lebih panjang dibanding yang ada di processing bar yang ada di bootscreen Hardy Heron), dan untuk performanya mungkin lebih terasa ketika menggunakan komputer dengan struktur prosessor 64-bit. Karena memang Ext4 ini diciptakan untuk yang suka akan High Performance. Dan disini, Linux lah jagonya.
Semoga Tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan khususnya untuk diri saya pribadi dan untuk pembaca pada umumya.
Filesystem Ext4 didesain untuk memberikan performance yang lebih baik dan peningkatan kemampuan. Filesystem Ext4 juga meningkatkan daya tampung maksimal filesystem ke 1 exabyte dan mengurangi wktu yang diperlukan untuk melakukan pengecekan hardisk (fsck yang mana pada Filesystem Ext3, setiap 20-30 kali mount).
Berdasarkan test benchmark yang dilakukan oleh beberapa benchmarker, Filesystem Ext4 memiliki keunggulan performance yang significant dalam menulis dan membaca file berukuran besar.
Filesystem Ext4 menyisihkan filesystem lain seperti xfs, jfs, Reiserfs dan ext3.
Dalam kasus Ubuntu 9.04, filesystem ext4 di curigai sebagai faktor utama yang mempercepat waktu boot Ubuntu 9.04.
Filesystem ext4 juga meningkatkan umur hidup media flash seperti SSD. Karena filesystem ext4 tidak melakukan penulisan data layaknya Filesystem ext3 yang menulis beberapa kali (journaling).
http://linuxindo.web.id/2009/04/13/ext4-filesystem-kandidat-filesystem-default-linux/
Ext4 atau fourth extended filesystem merupakan pengembangan journaling file sytem pengganti dari Ext3 dan penambahan performa dari Ext3. Fungsi utama diciptakannya memang untuk memperbaharui kekurangan yang ada pada Ext3 serta menghilangkan batas penyimpanan untuk stuktur prosesor 64-bit. Akan tetapi, semua pengembang linux kernel menentang menyetujui penggunaan dari extended 3, untuk alasan stabilitas. Para developers mengusulkan untuk membagi source code dari Ext3, dan menggantinya dengan Ext4 serta melakukan pengembangan didalamnya tanpa mempengaruhi pengguna dari Ext3 tersebut. Proposal ini disetujui pada tanggal 28 Juni 2006, Theodore Ts'o, sang maintener dari Ext3 mengumumkan rencana pengembangan untuk Ext3.
Pada tanggal 11 oktober 2008, prototype dari pengembangan Ext4 ini sudah diluncurkan pada kernel linux versi 2.6.19, dan sudah dinyatakan stabil difungsikan pada source code repository linux 2.6.28, peratanda berakhirnya pengembangan dari ext3 dan penganjuran digunakannya Ext4. Kernel 2.6.28 yang mengandung file sistem Ext4 ini selesai dirilis pada tanggal 25 Desember 2008.
Diantara kelebihan Ext4:
Sistem file yang besar
Sistem file Ext4 dapat mendukung ukuran volume penyimpanan sampai dengan 1 exabite dan ukuran file sampai dengan 16 terabytes.
Extents/Tingkatan
merubah skema lama pemetaan berkas yang dilakukan oleh sistem file Ext2/3. Extens adalah luas jarak batas susunan dari physical block, berfungsi menambah performa file-file besar dan mengurangi pemisahan data(fragmentation), satu Extents pada Ext4 bisa memetakan sampai dengan 128 MB batas spasi dengan 4KB ukuran block/berkas.
Kekurangan dari File System Ext4:
• Resiko
Resiko kehilangan data yang lebih besar karena tidak menggunakan fsync pada saat terjadi replacing, karena sistem Ext4 yang menunda/delayed pemindahan file, jadi apabila terjadi crash ketika sistem sedang melakukan proses, semua file tidak akan tersimpan atau hilang sama sekali. Tetapi ini hanya terjadi pada sistem dengan performa kecil.
Sumber: Wikipedia/dengan terjemahan alakadarnya.
TANGGAPAN
Untuk orang yang kurang mengerti komputer seperti saya, partisi pada hardisk memang kurang diperhatikan. Padahal sebaliknya, partisi atau file sistem yang dipakai untuk operating sistem merupakan dasar atau pondasi yang bisa dibilang vital dalam dunia IT atau komputer. File sitem suatu media tidak hanya hardisk tentunya, akan menentukan kecepatan dan kemampuan performa maksimal dalam hal mentransfer dan menyimpan suatu file media tersebut. File sistem juga menentukan lama atau tidaknya umur suatu Volume Storage.
Dulu saya pernah mendengar file sistem FAT, FAT32, NTFS, HPFS. Semuanya itu merupakan file sistem yang umumnya dipakai oleh Operating System Microsoft Windows. Itu dulu, sekarang setelah saya mengenal linux ternyata terdapat puluhan jenis file sistem di dunia ini. Saya baru mengetahuinya ketika hendak menginstall Vector Linux 5.9/SOHO beberapa bulan yang lalu, ketika hendak mempartisi hardisk yang akan diinstal, ada terdapat sekitar kurang lebih 90 file sistem yang bisa menjadi file sistem untuk distro turunan slackware ini. Kalau membahas keseluruhan file sistem yang ada, mungkin tidak cukup dengan hanya 2 lembar kertas A4.
Dari situlah saya mendapatkan ide untuk membahas file sistem yang terbaru dari linux, yaitu Ext4. Memang bukan hal baru dan tidak sehangat nasi yang baru matang. Akan tetapi, file sistem Ext4 ini yang nantinya akan digunakan sebagai Default File Sistem untuk linux yang baru dan akan menggantikan Ext3. Ext4 Memang sudah ada sejak linux versi 2.6.19. Sudah dinyatakan stabil untuk linux Kernel 2.6.28, dan distro Ubuntu 9.04/ Jaunty Jackalope sudah bisa menggunakan file sistem Ext4. Tetapi tidak sebagai default File Sistem, baru pada versi 9.10/ Karmic Koala Ext4 ini akan dipakai sebagai default file sistemnya.
Suatu Produk pasti tidak ada yang sempurna, apalagi di bidang IT. Keunggulan file sistem Ext4 seperti disebutkan diatas, yaitu mempercepat atau mempersingkat proses booting, kemampuannya membaca storage volume sampai 1 exabite dan ukuran file sampai dengan 16 terabytes.
Hal ini sudah bisa terasa ketika menjalankan Ubuntu 9.04/ Jaunty Jackalope yang menggunakan file sistem Ext4. Proses bootingnya Lebih cepat dibandingkan Ubuntu 8.04/ Hardy Heron (meskipun process bar yang ada di boot screen Jaunty Jackalope lebih panjang dibanding yang ada di processing bar yang ada di bootscreen Hardy Heron), dan untuk performanya mungkin lebih terasa ketika menggunakan komputer dengan struktur prosessor 64-bit. Karena memang Ext4 ini diciptakan untuk yang suka akan High Performance. Dan disini, Linux lah jagonya.
Semoga Tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan khususnya untuk diri saya pribadi dan untuk pembaca pada umumya.
konvert file rpm ke debian

saya sering menemukan paket yang ada di redhat dan distro turunannya yang memakai format package .rpm, itu tidak ditemukan untuk keluarga dari debian yang memakai format packagenya .deb. nah bisa tuh ngonvert file package .rpm ke .deb.
program yang dipake yaitu "alien".
program ini bisa konvert file diantaranya rpm, dpkg, stampede slp, dan slackware tgz file formats, jadi, kalau brother mau install file dari paket distro yang laen bisa dikonvert dulu pake aplikasi ini. hanya tinggal menginstall saja.
untuk memulainya ketikan pada terminal:
sudo apt-get install alien
buat ngonvert filenya pakai perintah (.rpm ke .deb);
sudo alien -k your_file.rpm
setelah jadi package .deb bisa langsung di jalanin perintah:
sudo dpkg -i your_newly_obtained_file.deb
tapi kalo pake alien bisa langsung dijalanin .rpm nya juga bisa. tanpa dikonvert dulu. pake perintah;
sudo alien -i your_file.rpm
untuk convert dari .deb to .rpm lakukan;
$ sudo alien -r your_deb_file.deb
selesai. sekarang tinggal jalanin deh.
Langganan:
Postingan (Atom)